Selasa, 05 Maret 2019

Senjata Tradisional Betawi, Golok, Keris, Badik Cangkingan, Belati, Trisula, Toya, Pisau Raut, Cunrik Beserta Penjelasannya

Senjata Tradisional Betawi


Tradisilokal.web.id - Senjata Tradisional Betawi banyak ragamnya. Pada kesempatan ini, kita akan membahas 8 senjata tradisional Betawi yang sangat unik. Kedelapan senjata tersebut antara lain: golok betawi, keris, belati, badik cangkingan, trisula, toya, pisau raut, dan cundrik. Berikut penjelasan selengkapnya.
Senjata Tradisional Betawi


1. Senjata Tradisional Golok

Golok merupakan senjata tradisional Betawi yang paling terkenal. Senjata tersebut sering dijadikan aksesoris keseharian busana adat Betawi oleh kaum pria. Golok terselip pada ikat pinggang hijau dan dipakai saat bekerja atau sedang bepergian sebagai alat menjaga diri.
Berdasarkan fungsinya, orang Betawi pada umumnya memisahkan golok yang dipakai untuk bekerja (Gablongan) dengan golok simpenan (Sorenan). Golok simpenan hanya dipakai saat hendak menyembelih hewan atau untuk melindungi diri.
 
Sedangkan berdasarkan bentuknya, golok Betawi dibedakan menjadi tiga, yaitu :
  • Golok betok yang pendek,
  • Golok ujung turun (ujungnya lancip), dan
  • Golok gobang (panjang dan terbuat dari bahan berkualitas tinggi). 
 


2. Senjata Tradisional Keris


Selain golok, masyarakat Betawi juga mengenal keris sebagai salah satu senjata tradisionalnya. Bentuk Keris Betawi sebagaimana bentuk keris di Jawa pada umumnya, sehingga banyak budayawan yang berpendapat bahwa keris Betawi adalah warisan dari budaya Sunda dan Cirebon.


3. Senjata Tradisional Belati


Tidak banyak jenis senjata tikam yang dikenal masyarakat Betawi. Hal ini mengingat adat budaya masyarakatnya yang memang tidak suka dengan perkelahian berlebihan. Kendati begitu, mereka juga mengenal belati sebagai salah satu kelengkapan perkakasnya. Belati berbentuk menyerupai golok, namun ukurannya lebih kecil. Selain itu, bilahnya cenderung lebih tebal dengan ujung yang lancip dan melengkung.


4. Senjata Tradisional Badik Cangkingan


Pada jaman dahulu, kaum muda Betawi yang bepergian jauh dari rumah sering membawa senjata untuk melindungi diri. Senjata dengan ukuran kecil yang mereka bawa bentuknya mirip rencong khas Aceh atau badik khas Sulawesi. Mungkin karena sering dibawa bepergian (dicangking), senjata tersebut kemudian dinamai badik cangkingan. Untuk saat ini, senjata tradisional Betawi jenis ini sudah jarang dipakai.
Senjata Tradisional Betawi


5. Senjata Tradisional Trisula


Pengaruh budaya Hindu di pulau Jawa pada masa silam memang meninggalkan banyak benda bersejarah. Salah satunya adalah budaya penggunaan trisula sebagai senjata pada kehidupan masyarakat Betawi.
Trisula betawi sedikit mirip dengan trisula khas Palembang, hanya saja bilah bagian tengah cenderung lebih panjang dan kedua bilah disisi kiri kanan dibuat melengkung ujungnya. Gambar di bawah ini adalah gambar dari senjata tradisional tersebut.


6. Senjata Tradisional Toya


Di masa silam, Betawi memang dikenal memiliki banyak jawara dan perguruan silat. Tak heran bila kita juga dapat menemukan adanya senjata tongkat bernama Toya ini. senjata toya dahulu digunakan sebagai alat latihan bagi murid-murid perguruan silat. Bila digunakan sebagai alat perlindungan diri, toya biasanya dilengkapi dengan gerigi kasar di kedua ujungnya untuk memberikan efek lebih besar pada musuh yang dipukul.
 
 
 


7. Senjata Tradisional Pisau Raut


Jenis senjata tradisional Betawi yang lainnya adalah Pisau Raut. Senjata ini tidak dipakai sebagai senjata dalam pertempuran, tetapi dikenakan untuk sarana budaya. Para pengantin pria biasanya memakai senjata ini sebagai aksesoris pakaian pengantin adat Betawi. Pisau raut diselipkan pada ikat pinggang depan perut dengan dilengkapi rangkaian bunga melati.
Senjata Tradisional Betawi


8. Senjata Tradisional Cunrik


Ketika bepergian, para kaum wanita Betawi di masa silam juga kerap membawa senjata untuk menjaga diri. Bedanya, senjata tradisional Betawi yang dibawa tidak berbentuk seperti senjata. Ia dibuat menyerupai aksesoris tusuk konde tapi cukup mematikan karena ketajamannya. Senjata ini bernama cunrik. Bentuk dan kenampakannya bisa dilihat pada gambar di bawah ini.
 
 
 
Demikian pembahasan kami mengenai Senjata Tradisional Betawi (DKI Jakarta) ini, semoga memotivasi kaum muda  Betawi khususnya untuk melestastarikan warisan budaya nenek moyang mereka yang bersejarah ini.

Related Posts

Senjata Tradisional Betawi, Golok, Keris, Badik Cangkingan, Belati, Trisula, Toya, Pisau Raut, Cunrik Beserta Penjelasannya
4/ 5
Oleh