Senin, 03 Juni 2019

Rumah Lamin - Rumah Adat Kalimantan Timur Beserta Penjelasan Lengkap + Gambar

Rumah Lamin adalah rumah adat dari Kalimantan Timur.Rumah Lamin adalah identitas masyarakat Dayak di Kalimantan Timur.Rumah Lamin mempunyai panjang sekitar 300 meter, lebar 15 meter, dan tinggi kurang lebih 3 meter.Rumah Lamin juga dikenal sebagai rumah panggung yang panjang dari sambung menyambung.Rumah ini dapat ditinggal oleh beberapa keluarga karena ukuran rumah yang cukup besar.Salah satu rumah Lamin yang berada di Kalimantan Timur bahkan dihuni oleh 12 sampai 30 keluarga. Rumah Lamin dapat menampung kurang lebih 100 orang.Pada tahun 1967, rumah Lamin diresmikan oleh pemerintah Indonesia


Baca Juga:

Rumah Betang - Rumah Adat Kalimantan Tengah Beserta Penjelasan Lengkap + Gambar


Ciri Khas

Rumah Lamin memiliki beberapa ciri khas yang umumnya dapat langsung dikenali. Pada badan rumah Lamin, banyak ditemukan ukiran-ukiran atau gambar yang mempunyai makna bagi masyarakat Dayak di Kalimantan Timur.Salah satu fungsi dari ukiran-ukiran atau gambar pada tubuh rumah Lamin adalah untuk menjaga keluarga yang hidup dalam rumah dari bahaya.Bahaya disini adalah ilmu-ilmu hitam yang umumnya ada di masyarakat Dayak yang digunakan untuk mencelakai seseorang.Rumah Lamin mempunyai warna khas yang dipakai untuk menghias badan rumah. Warna khas itu adalah warna kuning dan hitam.Namun, tidak hanya dua warna itu yang digunakan untuk menghias rumah Lamin. Setiap warna yang dipakai untuk menghias rumah Lamin mempunyai makna.Warna kuning melambangkan kewibawaan, warna merah melambangkan keberanian, warna biru melambangkan kesetiaan, dan warna putih melambangkan kebersihan jiwa.Rumah Lamin dibuat dari kayu.Kayu yang digunakan untuk membuat rumah Lamin adalah kayu Ulin.

Kayu ini dikenal oleh masyarakat Dayak dengan nama kayu besi.Konon, apabila kayu ulin terkena air maka kayu ini akan semakin keras.Hal ini terbukti dari lamanya usia rumah Lamin yang dibuat dengan menggunakan kayu ulin.Hanya saja, ada berbagai kesulitan untuk menemukan kayu ini di hutan. Halamn rumah Lamin biasanya dipenuhi dengan patung-patung atau totem.Patung-patung atau totem ini merupakan dewa-dewa yang dipercaya oleh masyarakat Dayak sebagai penjaga rumah dari bahaya. Rumah Lamin terbagi atas tiga ruangan yaitu ruangan dapur, ruangan tidur, dan ruang tamu.Ruang tidur terletak berderet dan umumnya dimiliki oleh masing-masing keluarga yang tinggal di dalam rumah tersebut.Ruang tidur juga dibedakan antara ruang tidur lelaki dan ruang tidur perempuan kecuali jika sang lelaki dan perempuan sudah menikah. Ruang tamu umumnya digunakan untuk menerima tamu dan juga untuk pertemuan adat. Ruang tamu adalah ruangan kosong yang panjang.Di sisi luar rumah Lamin, ada sebuah tangga yang digunakan untuk masuk ke dalam.Tangga ini mempunyai bentuk dan model yang sama baik pada rumah Lamin yang dihuni masyarakat Dayak kelas menengah ke atas maupun masyarakat Dayak kelas menengah ke bawah. Di bagian bawa rumah Lamin biasanya digunakan untuk memelihara ternak


Bentuk

Rumah Lamin berbentuk persegi panjang dan memiliki atap yang berbentuk seperti pelana.Rumah ini mempunyai tinggi kurang lebih 3 meter dari tanah.Rumah Lamin memiliki lebar kurang lebih 15-25 meter dan panjang 200-300 meter.Rumah Lamin dibangun dengan beberapa tiang penyangga untuk menopang rumah.Tiang-tiang penyangga rumah Lamin dibagi atas dua bagian. Tiang penyangga inti adalah tiang yang menyangga atap rumah Lamin.Tiang penyangga lainnya adalah tiang yang menopang lantai-lantai rumah lamin.Tiang-tiang ini berbentuk seperti tabung.Pintu masuk rumah Lamin dihubungkan dengan beberapa tangga sebagai jalan masuk ke dalam rumah.Pada halaman depan rumah Lamin terdapat patung-patung atau totem yang dibuat dari kayu.Pada bagian tengah rumah ada sebuah tiang besar yang dibuat dari kayu yang berfungsi untuk mengikat ternak atau hewan peliharaan. Bagian ujung atap rumah Lamin dihiasi dengan kepala Naga yang terbuat dari kayu




Struktur Bangunan Rumah

Rumah adat Lamin sebetulnya merupakan rumah kediaman bagi masyarakat suku Dayak di masa silam. Rumah ini berukuran sangat besar, yakni berkisar pada tinggi tiang 3 meter, lebar 15 meter, dan panjang sekitar 300 meter. Dengan ukuran yang sedemikian besar, rumah lamin dapat menampung 12 sd 30 keluarga atau sekitar 100-150 orang.
Rumah Lamin merupakan rumah dengan struktur panggung yang secara keseluruhan materialnya terbuat dari kayu ulin, kayu khas Pulau Kalimantan yang terkenal kuat dan tahan lapuk. Masyarakat Dayak sering menyebut kayu ulin dengan istilah kayu besi. Hal ini sesuai dengan struktur kayunya yang justru akan semakin keras seperti besi bila terus terkena air.

Struktur panggung pada rumah adat Kalimantan Timur ini ditopang oleh banyak tiang-tiang penyangga yang berbentuk silindris (tabung). Akan tetapi, secara umum tiang tersebut terbagi atas 2 jenis, yaitu tiang yang menyangga atap rumah dan tiang yang menyangga lantai dan dinding rumah.
Untuk masuk ke dalam rumah, seseorang harus meniti salah satu dari 2 tangga yang tersedia di bagian depan rumah. Tangga ini umumnya memiliki jumlah anak tangga ganjil yang melambangkan keselamatan dalam kepercayaan suku dayak. Selain adanya tangga, kita juga akan menemukan pagar kayu di sekeliling rumah adat lamin bagian atas. Pagar kayu yang biasanya berukir ini digunakan untuk menjaga pengunjung atau anggota keluarga tidak jatuh dari rumah.
Selain pada pagar, ukiran-ukiran etnik suku dayak yang umumnya didominasi oleh warna kuning, putih, dan hitam tersebut juga dapat ditemukan pada dinding-dinding dan ujung atap rumah yang berbentuk pelana. Ukiran tersebut meski terlihat hanya berfungsi sebagai hiasan, namun masyarakat Dayak menganggap bahwa ia juga mampu menolak bala dan penyakit bagi pemilik rumah.



Baca Juga:

Rumah Bubungan Tinggi - Rumah Adat Kalimantan Selatan Beserta Penjelasan Lengkap + Gambar



Fungsi Rumah Adat

Seperti telah disebutkan di atas bahwa rumah Lamin berfungsi sebagai tempat tinggal masyarakat suku Dayak secara berkelompok. Oleh karenanya, rumah adat Kalimantan Timur ini terbagi menjadi beberapa ruangan. Namun, secara umum, ruangan-ruangan rumah Lamin tersebut dibagi dalam 3 fungsi, yaitu :
  1. Ruang Tidur. Ruang tidur ada banyak jumlahnya, tergantung jumlah keluarga yang menghuni rumah tersebut. Namun, ruang tidur juga dapat dibedakan menjadi 3, ada ruang tidur khusus laki-laki, ruang tidur khusus perempuan, dan ruang tidur untuk pasangan yang sudah menikah.
  2. Ruang Tamu. Ruangan ini terletak di bagian depan rumah setelah seseorang naik melalui tangga. Ruang tamu adalah ruang panjang yang kosong. Biasanya ruangan ini hanya digunakan untuk menerima tamu, pertemuan adat, atau musyawarah keluarga.
  3. Ruang Dapur. Sesuai namanya, ruangan ini digunakan untuk kegiatan para wanita saat memasak. Letaknya berada di belakang rumah. Pada ruangan ini kita dapat menemukan beragam perkakas alat masak dan persediaan bahan makanan.

Rumah Adat Kalimantan Timur Lamin

Nilai Filosofi

Ada beberapa hal unik yang membedakan rumah adat Lamin khas Kalimantan Timur dengan beragam rumah adat lainnya di Nusantara. Keunikan-keunikan inilah yang kemudian menjadi ciri khas dari rumah adat Kalimantan Timur ini di mata dunia. Keunikan tersebut antara lain:
  1. Memiliki ukiran-ukiran pada dinding, ujung atap, pagar, tangga, dan bagian rumah lainnya. Ukiran yang didominasi warna kuning putih dan hitam ini selain berfungsi sebagai hiasan juga disebut dapat memberi tuah sebagai penolak bala.
  2. Terdapat totem atau patung-patung dewa di sekitar halaman rumah yang dipercaya dapat menjaga penghuni rumah dari segala mara bahaya. 
  3. Ukurannya sangat besar dengan jumlah penghuni yang juga sangat banyak menunjukan bahwa masyarakat suku Dayak adalah masyarakat yang hidup dalam kebersamaan dan kegotongroyongan.
Nah, demikian sedikit yang bisa kami sampaikan tentang keunikan rumah adat Kalimantan Timur yang bernama Rumah Lamin. Semoga pemaparan tetntang sejarah, arsitektur, nilai filosofis, dan fungsi dari rumah adat ini dapat membuat Anda semakin mengenali khasanah budaya bangsa peninggalan nenek moyang kita. 
 
 
 
Penelusuran yang terkait dengan Rumah Adat Kalimantan Timur (Rumah Lamin)
  • ciri khas rumah adat lamin dari kalimantan timur adalah
  • rumah adat kalimantan utara
  • pakaian adat kalimantan timur
  • rumah adat kalimantan tengah
  • jelaskan hal unik dari rumah adat lamin
  • rumah adat kalimantan terbuat dari
  • bahan atap rumah lamin
  • rumah adat kalimantan barat

Related Posts

Rumah Lamin - Rumah Adat Kalimantan Timur Beserta Penjelasan Lengkap + Gambar
4/ 5
Oleh