Sabtu, 27 April 2019

13 Contoh Tari Kelompok Beserta Penjelasannya dan Pengertiannya

Apakah yang dimaksud dengan tari kelompok? Tari kelompok adalah jenis tarian yang dipentaskan secara berkelompok oleh beberapa penari secara bersama-sama. Dibanding jenis tari lainnya, tari kelompok termasuk jenis tarian yang memiliki banyak contoh. 

Tari kelompok adalah bentuk tarian yang ditarikan secara kelompok atau berpasang-pasangan dan tidak menutup kemungkinan bisa berbentuk drama tari/sendratari. Jenis tariannya dapat berupa tari tunggal atau tari berpasangan yang ditarikan secara berkelompok. Adapun gerakannya terdiri atas gerak seluruh anggota badan dan kaki, badan, lengan, sampai kepala.


Contoh tari kelompok tersebut antara lain:
 

1. Tari Saman asal Aceh

Tari saman merupakan salah satu tari tradisional yang sangat populer dikancah internasional. Tarian ini dipentaskan oleh para penari berjumlah ganjil secara berkelompok. Gerakan yang mendominasi adalah gerak tepuk tangan, tepuk dada, tepuk paha, dan tepuk lantai yang berpadu secara dinamis dan saling melengkapi. Asal usul tari saman diperkirakan berasal dari akulturasi budaya Melayu Aceh dan budaya Islam. Hingga kini tarian ini masih sering dipentaskan dalam berbagai even. 
 
 

2. Tari Piring asal Sumatera Barat

Selain tari saman, tari piring asal Sumatera Barat juga merupakan contoh tari kelompok. Tarian ini dipentaskan dengan properti utama yaitu sepasang piring yang dipegang para penarinya. Para penarinya sendiri berjumlah ganjil, sedikitnya 3 orang dan paling banyak 9 orang. Tari ini mengisahkan tentang perjalanan hidup seorang petani dengan kegiatan bercocok tanam yang dilakukannya. 
 
 

3. Tari Kecak asal Bali

Siapa yang tak kenal dengan tari asal Bali yang satu ini. tari kecak adalah sebuah tarian yang sangat dikenal karena ciri khasnya yang dipentaskan oleh banyak orang sekaligus, yakni sekitar 50 sd 70 orang. Tarian yang mengangkat kisah tentang kisah cinta Sri Rama dan Dewi Sinta ini juga termasuk contoh tari kelompok. Selengkapnya tentang tarian tradisional ini,
Contoh Tari Kelompok

4. Tari Gambyong asal Jawa Tengah

Tari gambyong adalah tari yang berasal dari budaya masyarakat Jawa kelas bawah. Tarian ini kemudian dikembangkan menjadi tarian klasik khas keraton karena ketertarikan raja Surakarta pada keindahan tarian ini. Gambyong sendiri juga merupakan contoh tari kelompok karena dalam pementasannya ia dimainkan oleh beberapa orang penari sekaligus. Selengkapnya tentang tari tradisional ini,
 

5. Tari Kipas Pakarena asal Sulawesi Selatan

Masyarakat Gowa-Sulawesi Selatan juga dikenal memiliki budaya yang telah maju sejak masa silam. hal ini dibuktikan dengan adanya sebuah tarian etnik yang bernama tari kipas pakarena. Tarian ini juga merupakan contoh tari kelompok karena dipentaskan secara bersama-sama oleh beberapa orang penari. Properti utama yang digunakan dalam tarian ini adalah sepasang kipas yang digerakan secara mendayu-dayu mengikuti irama musik pengiringnya. Selengkapnya tentang tarian tradisional ini, 
 
 
Selain kelima contoh di atas, masih terdapat banyak sekali contoh tari kelompok lainnya yang dapat kita temukan dalam budaya masyarakat asli Indonesia. Beberapa contoh lain tersebut yaitu tari kuda lumping, tari serimpi, dan tari bedaya.


6. Tari klasik rampak srigati dari Jawa Barat

Tarian ini dibawakan oleh sekelompok pemudi yang mengenakan sanggul, ikat pinggang, dan kain kebaya dengan warna yang cerah.
Tari klasik rampak srigati

7. Tari klasik Jaipong rampak senggot

Tari klasik Jaipong rampak senggot
Tarian ini dibawakan oleh sekelompok pemudi dengan iringan musik gamelan Sunda. Busana yang digunakan tidak jauh berbeda dengan tari klasik rampak srigati.

8. Tari kreasi merak

Tari kreasi merak
Tari jenis ini banyak dipentaskan pada upacara adat gelar Pasundan. Tarian ini biasanya dibawakan oleh empat orang gadis cantik yang mengenakan busana seperti burung merak, yaitu hiasan kepala menyerupai kepala merak, hiasan dada dibuat menyerupai bulu merak dan mengenakan kain tipis berpola ekor merak yang ujung-ujung kainnya berada di antara jari sehingga jika si penari menggerakkan kedua tangannya ke atas  ke bawah maka tampak seolah-olah burung merak sedang berjalan melenggak-Ienggok dengan indahnya.



Baca Juga:

Senjata Tradisional Bali : Keris Tayuhan, Wedhung, Tiuk, Taji, Kandik, Caluk, Arit Beserta Penjelasannya



9. Tari bedhaya anglir mendhung dari Yogyakarta

Tari bedhaya anglir mendhung
Tarian ini dibawakan oleh sekelompok wanita yang pada umumnya adalah kerabat keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Tarian ini dibawakan dengan diiringi gamelan Jawa yang halus, lembut, dan tidak menghentak-hentak seperti gamelan Bali, sehingga gerak tarinya pun begitu lambat, halus, lembut, dan amat anggun.

10. Tari bedhaya kaduk manis dari Yogyakarta

Tari bedhaya kaduk manis

 

11. Tari dari Surakarta

Tari dari Surakarta
Tarian ini dibawakan oleh sekelompok wanita yang menggunakan busana pengantin Solo.

12. Tari serimpi dari Jawa Tengah

Tari serimpi

 

13. Tari Arjuna dan Srikandi dari Jawa Tengah

Tari Arjuna dan Srikandi
Tari ini menceritakan kisah kasih antara Raden Arjuna dan Dewi Srikandi. Busana yang digunakan adalah busana ksatria lengkap dengan penutup kepala yang sering kita temukan pada wayang kulit, wayang orang, dan wayang golek. Juga dilengkapi dengan seperangkat busur dan panah yang dibawa oleh si penari pria.  Selain itu, para penari pun mengenakan seperangkat perhiasan seperti gelang, elang lengan, kalung cincin anting dan gelang kaki.
Tak lupa sebilah keris yang diselipkan di balik pinggang penari pria. Sementara itu, penari wanitanya umumnya berambut panjang. Hal ini memberi kesan Dewi Srikandi adalah seorang dewi yang cantik dan anggun.




Nah, demikianlah pembahasan tentang pengertian dan contoh tari kelompok beserta penjelasannya. Semoga dapat menambah pengetahuan dan wawasan Anda tentang khasanah budaya Indonesia. Salam.

Related Posts

13 Contoh Tari Kelompok Beserta Penjelasannya dan Pengertiannya
4/ 5
Oleh