Jumat, 01 Maret 2019

Senjata Tradisional Sumatera Barat, Kerabit, Karih, Kalewang, Ruduih, Piarik Lengkap

Senjata Tradisional Sumatera Barat – Senjata tradisional merupakan pembahasan yang menarik, sekaligus bisa menambah pengetahuan tentang kekayaan budaya Nusantara. Semua daerah di Indonesia memiliki beberapa senjata tradisional yang merupakan senjata pusaka dan turun-temurun dari kerajaan pada zaman dahulu.

Senjata Tradisional Sumatera Barat

Nah, di kesempatan artikel kali ini kami akan mengulas tentang salah satu peninggalan kebendaan tersebut, yaitu tentang senjata tradisionalnya. Senjata tradisional Sumatera Barat memiliki beragam keunikan. Apa saja? Simak ulasan berikut ini.
Senjata Tradisional Sumatera Barat

1. Senjata Tradisional Kerambit

Senjata tradisional Sumatera Barat yang paling populer adalah kerambit. Kepopuleran senjata ini sangat luar biasa, karena serangan yang ditimbulkannya sangat mematikan. Saking mematikannya, senjata ini bahkan diadopsi oleh US Marshal sebagai senjata wajib setiap tentaranya.
Kerambit merupakan sebuah pisau dengan lengkungan siku pada bilahnya. Bilah yang tajam dan ujung yang runcing membuat ia dapat melukai lawan dengan efek fatal. Sekalipun dari luar, kulit yang terkena hanya terlihat tersayat saja, namun karena ketajamannya, ia bisa menimbulkan luka dalam yang dapat memutus urat dan otot mereka yang terkena.
Banyak sejarahwan mancanegara yang telah meneliti senjata khas masyarakat Minangkabau ini. Catatan dari Asian Journal British di tahun 1827 menyebutkan bahwa tentara minang di masa perang kemerdekaan kerap dipersenjatai dengan keris di pinggang, tombak di tangan, dan kerambit di simpan di bagian. Sesuai bentuknya, pisau ini hanya bisa digunakan untuk serangan jarak dekat (close range combat).

2. Senjata Tradisional Karih

Karih merupakan sebutan dalam bahasa Minang untuk keris. Sebagaimana masyarakat sub-etnis Melayu lainnya, keris juga terdapat pada budaya masyarakat Minangkabau. Keris Minang mempunyai beberapa ciri khas, yaitu jumlah luk atau lekukannya sedikit (bahkan nyari lusur), sudut luk yang lebar, serta hulunya yang berukir melengkung ke bawah.
Pada jaman dahulu, senjata tradisional Sumatera Barat tersebut dipakai kaum bangsawan dan penghulu kerajaan, namun pada saat ini karih hanya dipakai sebagai aksesoris pakaian adat pengantin pria Minang..
Senjata Tradisional Sumatera Barat - Karih

3. Senjata Tradisional Kalewang

Kelewang berbentuk sejenis golok yang saat ini umumnya dipakai untuk kegiatan pertanian. Pada jaman dahulu, senjata ini dipakai sebagai senjata utama oleh prajurit kerajaan saat perang Padri berkecamuk pada awal abad ke-19. Senjata ini masih sering digunakan hingga sekarang karena multi guna dan bentuknya yang unik
 
Senjata Tradisional Sumatera Barat - Kelewang

 

Baca Juga:

Senjata Tradisional Sulawesi Selatan, Badik Raja, Badik Lagecong, Badik Lawu, Badik Lompo

 

4. Senjata Tradisonal Ruduih

Ruduih adalah senjata yang tampak sama seperti kelewang. Ia berbentuk seperti pedang dengan satu sisi bilah yang tajam. Bila pada kelewang sisi bilah yang tajam biasanya lurus, maka sisi tajam ruduih cenderung cembung ke dalam. Bentuk bilah yang demikian dapat membuat serangan pada tubuh lawan lebih mematikan. Tak heran bila kemudian senjata ini digunakan oleh para prajurit kerajaan ketika perang Manggopoh berkecamuk di tahun 1908.
Senjata Tradisional Sumatera Barat - Ruduih

5. Senjata tradisional Piarik

Bentuk senjata ini merupakan pengaruh peninggalan budaya Hindu Siwa di Sumatera Barat sebelum Islam masuk ke Indonesia. Salah satunya bisa kita lihat pada adanya senjata yang bernama Piarik. Piarik adalah sebuah tombak dengan 3 mata yang tajam. Di Sumatera Selatan, tombak piarik disebut Trisula.
 
Nah, itulah 5 senjata tradisional Sumatera Barat dari budaya suku Minangkabau beserta gambar dan penjelasannya. Semoga dengan mengenal ragam senjata tradisional tersebut kita dapat termotivasi untuk melestarikan peninggalan budaya nenek moyang agar tidak punah tergerus masa. Salam.

Related Posts

Senjata Tradisional Sumatera Barat, Kerabit, Karih, Kalewang, Ruduih, Piarik Lengkap
4/ 5
Oleh