Jumat, 01 Maret 2019

Senjata Tradisional Lampung, Badik, Candung, Payan, Terapang Lengkap Beserta Gambarnya

Pada masa silam, di Lampung berdiri kerjaan Tulang Bawang. Sebagai sebuah kerjaan tentu memiliki berbagai senjata baik sebagai alat untuk berperang maupun sebagai pusaka kerajaan yang memiliki berbagai fungsi. Senjata-senjata tradisional di Lampung tersebut dipengaruhi oleh senjata yang ada di kerjaan pulau Jawa maupun senjata tradisional dari Melayu. 

Nama Senjata Tradisional Lampung

Senjata Tradisional Lampung sebenarnya beragam, sebagian telah punah karena pengaruh perkembangan zaman. Penelitian oleh para budayawan dan sejarawan Lampung menemukan adanya 4 jenis senjata yang hingga kini masih sering digunakan. Keempat senjata tradisional Lampung tersebut yaitu Terapang, Payan, Badik, dan Candung. Berikut ini penjelasannya secara rinci.

Senjata Tradisional Lampung

Masyarakat Lampung sebetulnya mengenal banyak ragam senjata dalam kehidupannya. Namun, sebagian telah mengalami kepunahan akibat kemajuan teknologi dan pengaruh perkembangan zaman. Adapun dari penelusuran arkeologi yang dilakukan para budayawan dan sejarahwan Lampung ditemukan adanya 4 jenis senjata yang hingga kini masih sering digunakan. Keempat senjata tradisional Lampung tersebut yaitu Terapang, Payan, Badik, dan Candung.
Senjata Tradisional Lampung

1. Senjata Tradisional Terapang

Senjata tradisional Lampung yang paling terkenal adalah Terapang atau Tekhapang. Terapang merupakan keris khas Lampung yang sering dipakai para bangsawan pada jaman dahulu sebagai alat menjaga diri dari serangan musuh.
Pada jaman sekarang, senjata tersebut lebih sering dipakai pada acara ritual adat Lampung, misalnya sebagai aksesoris pakaian adat pengantin pria. Pengantin pria Lampung membawa senjata ini sebagai lambang keberanian dan tanggung jawabnya terhadap keselamatan istrinya kelak.
Senjata tradisional Terapang tidak ditemukan pada semua wilayah Lampung. Senjata ini hanya bisa kita temukan di Daerah Tulang Bawang Udik dan Lampung Utara, yakni dalam kebudayaan masyarakat Lampung Abung. Berdasarkan penelitian ahli arkelogi, diketahui bahwa keris khas Lampung tersebut sudah ada sejak masa kekuasaan Kerajaan Tulang Bawang di sekitar abad ke 12. 




2. Senjata Tradisional Payan

Para ahli sejarah meyakini bahwa Payan merupakan senjata tradisional Lampung yang usianya paling tua. Peninggalan arkeologis di situs purbakala Pugung Raharjo dan dan situs peninggalan Islam Benteng Sari menujukan bahwa senjata ini telah digunakan berabad-abad lamanya sebagai salah satu senjata bagi prajurit kerajaan Tulang Bawang.
Payan adalah semacam tombak dengan gagang yang cukup panjang, yakni sekitar 150 cm sd 180 cm. Mata tombaknya sendiri terbuat dari besi dengan ujung yang melancip. Berikut adalah kenampakan dari senjata tradisional satu ini.
Senjata Tradisional Lampung - Payan

3. Senjata Tradisional Badik

Kita mungkin lebih mengenal badik sebagai salah satu senjata tradisional khas Sulawesi. Namun, tahukah Anda bila dalam budaya masyarakat Lampung, senjata ini juga sangat populer digunakan masyarakatnya untuk melindungi diri, baik dari serangan musuh maupun serangan binatang buas. Badik selalu menemani keseharian pria Lampung, terutama para pria muda yang selalu menyelipkan senjata tikam ini di ikat pinggangnya.
Penelusuran arkeologis memperkirakan bahwa badik mulai dikenal masyarakat Lampung dari budaya masyarakat Bugis yang merantau ke Lampung di masa silam. kemiripan bentuk dan kesamaan fungsi membuat teori ini cukup banyak diyakini. Bentuk dari senjata tradisional Lampung jenis tikam ini bisa Anda lihat pada gambar berikut.
Senjata Tradisional Lampung - Badik


4. Senjata Tradisional Candung

Di antara semua senjata tradisional Lampung, inilah senjata yang paling sering digunakan, bahkan hingga saat ini. ya, candung sebetulnya merupakan perkakas rumah tangga yang selalu digunakan ketika berladang, bekerja di dapur, maupun untuk melindungi diri ketika tengah berada di hutan.
Candung adalah sebilah golok biasa. Panjangnya sekitar 30 sd 50 cm dengan bilat terbuat dari baja atau logam lainnya, sementara gagangya terbuat dari kayu. Berdasarkan kegunaannya, candung dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu candung rampak alu (digunakan di dapur atau keperluan sehari-hari), candung kawik (digunakan pria untuk bekerja), dan candung lancip (digunakan untuk keperluan khusus seperti menyembelih hewan atau berperang). 


Jenis Candung

Berdasarkan fungsinys, Candung dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu : 
  • Candung rampak alu, digunakan di dapur atau keperluan sehari-hari
  • Candung kawik, digunakan pria untuk bekerja, dan
  • Candung lancip, digunakan untuk keperluan khusus seperti menyembelih hewan atau berperang. 
Di daerah Lampung pesisir, Candung juga disebut dengan nama Laduk.


Senjata Tradisional Lampung - Candung
Nah, itulah keempat senjata tradisional Lampung beserta gambar dan keterangannya yang bisa kami sampaikan di kesempatan ini. sebagai warisan leluhur, senjata-senjata tersebut ada baiknya untuk kembali kita lestarikan agar tidak punah tergerus zaman. Semoga bermanfaat dan jangan lewatkan pembahasan selanjutnya tentang senjata tradisional Sumatera Selatan. Semoga bermanfaat!



Related Posts

Senjata Tradisional Lampung, Badik, Candung, Payan, Terapang Lengkap Beserta Gambarnya
4/ 5
Oleh