Selasa, 05 Maret 2019

Senjata Tradisional Aceh: Rencong, Siwah, dan Peudeung Beserta Penjelasannya


Tradisilokal.web.id - Senjata Tradisional Aceh dan penjelasan dikumpulkan lengkap. Anda bisa membaca senjata tradisional Aceh berserta keterangannya dan juga gambar terkait supaya pembaca mengetahui secara menyeluruh. Paling tidak ada 11 senjata tradisional yang digunakan oleh Aceh ketika melawan penjajah di masa lalu. Dan kini alat perang Aceh itu masih menjadi legenda. Beberapa dari alat itu masih digunakan oleh masyarakat Aceh tidak untuk perang, melainkan untuk kekeperluan lain seperti alat masak di dapur atau berburu hewan dan berkebun.
Peradaban sebuah bangsa dapat dilihat dari sejarah yang telah dilewati bangsa tersebut. Masa keemasan suatu bangsa bukanlah datang dengan sendirinya namun dicapai dengan perjuangan dan pengorbanan. Sejarah sebuah bangsa selalu meninggalkan jejak berupa benda peninggalan sejarah maupun nilai kebudayaan yang melekat pada masyarakatnya.

Senjata Tradisional Aceh


 senjata tradisional Nangroe Aceh Darussalam yang cukup dikenal di kancah Nasional, yaitu Rencong, Siwah, dan Peudeung. Namun, di antara jenis senjata lainnya, rencong adalah yang paling unik.
Senjata Tradisional Aceh


1. Senjata tradisional rencong


Selain berfungsi sebagai senjata, bagi masyarakat asli Aceh, rencong juga dianggap sebagai simbol identitas diri. Keberanian, ketangguhan, dan harga diri masyarakat Aceh terejawantahkan dalam bentuk dan desain senjata jenis belati ini.
Menilik pada sejarahnya, rencong diketahui mulai digunakan sejak zaman Kesultanan Aceh, tepatnya pada masa pemerintahan Sultan Ali Mughaya Syah. Di masa itu, rencong selalu diselipkan di pinggang sang Sultan Pertama itu, para Ulee Balang (bangsawan), dan masyarakat sebagai sarana untuk mempertahankan keselamatan diri.

Khusus untuk rencong kepunyaan Sultan Ali Mughaya Syah hingga kini masih dapat kita temui di Museum Aceh sebagai salah satu koleksi dan pajangan. Rencong tersebut memiliki pegangan dan serangka (sarung) yang terbuat dari emas atau gading. Sementara rencong yang biasa digunakan masyarakat umum biasanya dibuat dari kayu atau tanduk kerbau.
Jenis jenis rencong aceh
Berdasarkan bentuknya, rencong sebagai senjata tradisional Aceh dapat ditemukan dalam 4 jenis, yaitu rencong meucugek, rencong meupucok, rencong pudoi, dan rencong meukuree.
  1. Rencong meupucok adalah rencong dengan gagang kecil di bagian bawah dan membesar ke atasnya. Gagang rencong bagian atas biasanya dibubuhi ukiran emas dan ujungnya diberi hiasan dari gading gajah atau tanduk.
  2. Rencong meucugek adalah rencong dengan gagang melengkung (hampir siku) ke arah mata rencong. Jenis rencong ini memiliki bentuk demikian agar memudahkan tangan pemegangnya dalam menggunakannya saat melakukan pembelaan diri.
  3. Rencong meukuree adalah rencong yang dilengkapi dengan ukiran di bagian matanya. Ukiran bisa berbentuk bunga, lipan, daun, ular, atau ragam flora dan fauna lainnya.
  4. Rencong pudoi adalah rencong biasa yang gagangnya tidak dilengkapi dengan variasi. Jenis rencong inilah yang banyak digunakan sebagai alat perlawanan rakyat Aceh saat berperang melawan penjajahan Belanda.


2. Senjata tradisional siwah


Selain rencong, Aceh juga memiliki Siwah sebagai salah satu varian senjata tradisionalnya. Siwah sebetulnya memiliki bentuk dan fungsi yang nyaris serupa dengan rencong. Bedanya, siwah berukuran lebih besar.
Di masa silam, siwah juga digunakan sebagai sarana perlindungan diri dan alat perjuangan melawan penjajahan Belanda. Namun, dapat juga ditemui senjata ini sebagai perlengkapan pakaian para Ulee Balang. Siwah yang digunakan para bangsawan tersebut biasanya dilengkapi dengan hiasan emas dan tahta permata pada sarung dan gagangnya. Berikut ini adalah gambar siwah sebagai salah satu senjata tradisional Aceh yang kini cukup sulit ditemukan.
Senjata tradisional Aceh Siwah


3. Senjata tradisional peudeung


Senjata tradisional Aceh lainnya yaitu Peudeung atau Pedang Aceh. Senjata ini umumnya digunakan sebagai pelengkap dalam pertarungan. Jika biasanya rencong digenggam di tangan kiri sebagai alat tikam (penusuk), peudeung digenggam di tangan kanan sebagai alat pengalih perhatian sekaligus untuk pencincang dan pentetak tubuh lawan. Gambar di bawah ini adalah gambar dari peudeung Aceh yang bisa menjadi gambaran bentuk atau wujud senjata ini.
Senjata tradisional Aceh peudeung
Berdasarkan bentuk gagangnya, peudeung aceh dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu peudeung tumpak jingki, ulee meu-apet, dan ulee tapak guda. Peudeung tumpang jingki memiliki bentuk gagang seperti mulut yang terbuka, peudeung ulee meu apet memiliki gagang yang terdapat penahan (apet) agar tidak mudah lepas, sementara peudeung ulee tapak guda memiliki gagang yang menyerupai telapak kuda.


Baca Juga:

Senjata Tradisional Jawa Barat: Kujang, Balincong, Patik, Bedog, Congkrang, Arit, Sulimat Beserta Penjelasannya


4. Meupucok

Senjata Tradisional Aceh Rencong Meupucok
Senjata Tradisional Aceh Rencong Meupucok via pemprovaceh
Meupucok mempunyai pucuk yang terbuat dari ukiran-ukiran logam emas di atas gagangnya. Meupucok ini biasa digunakan sebagai hiasan pada acara-acara resmi yang berhubungan dengan acara adat ataupun kesenian.

5. Pudoi

Senjata Tradisional Aceh Pudoi
Gambar Senjata Tradisional Aceh Pudoi via pemprovaceh
Rencong ini disebut pudoi karena rencong ini mempunyai gagang yang pendek dan lurus. Sehingga terkesan rencong tersebut belum selesai. Sebutan pudoi Aceh ini adalah istilah untuk sesuatu yang dianggap belum selesai/sempurna.

6. Rencong Meukuree

Senjata Tradisional Aceh Meukuree
Gambar Senjata Tradisional Aceh Meukuree via Adatnusantara.web.id
meukuree memiliki hiasan pada bagian matanya. Hiasan tersebut dapat berupa gambar lipan, ular, bunga ataupun yang lainnya. penggunaan senjata tradisional meukuree ini sama dengan penggunaan senjata tradisional rencong.


7. Peudeung Tumpang Jingki

Senjata Tradisional Aceh Peudeueng Tumpang Jingki
Senjata Tradisional Aceh Peudeueng Tumpang Jingki via Acehprov
Pada alat perang ini, gagang pedang yang menyerupai mulut terbuka.

8. Peudeung Ulee Meu-Apet

Senjata Tradisiona Aceh Peudeung Ulee Meu apet via Budayanusantara.web.id
Pada gagangnya terdapat apet atau penahan untuk tidak mudah terlepas.

9. Peudeueng Ulee Tapak Guda

Gagangnya menyerupai telapak kaki kuda.
Menurut daerah asal peudeung ini, di Aceh dikenal dalam beberapa peudeung yaitu peudeung Habsyah (dari Abbesinia), peudeung Turki (dari raja-rajaTurki) dan peudeung Poertugis (dari Eropa Barat).


Nah, itulah Bebebrapa senjata tradisional Aceh beserta keterangan dan gambarnya yang bisa kami sampaikan di artikel kali ini. semua senjata tersebut memiliki nilai sejarah dalam perkembangannya, sejak mulai digunakan sebagai alat pertahanan diri, pelengkap pakaian adat, hingga sebagai senjata untuk berperang melawan penjajah. Sudah seharusnya kita melestarikan senjata-senjata tersebut supaya tidak punah hilang ditelan zaman.

Related Posts

Senjata Tradisional Aceh: Rencong, Siwah, dan Peudeung Beserta Penjelasannya
4/ 5
Oleh